Blog ini masih dalam tahap pengembangan, kami mohon maaf kalau masih banyak fitur-fitur yang belum kami sesuaikan.
Sabtu, 05 April 2014
Daftar Caleg DPRI Dapil Kalimantan Timur
PARTAI NASDEM
1.Achmad Amins
2. Harbiansyah Hanafiah
3. Eka Komariyah Kuncoro
4. Galumbang C Sitinjak
5. Agus Mustafa
6. Ari Yusnita
7. Isnawati
8. Ery Junaidi
PARTAI KEBANGKITAN BANGSA
1. Hilda Marulia
2. A Betha Salam
3. Yohanes Libut
4. Tri Murti Anggorowati
5. Imam Wijaya
6. Untoro Raja Bulan
7. Feby Wulansari
8. Herwin Fatahuddin
PARTAI KEADILAN SEJAHTERA
1. Aus Hidayat Nur
2. Hadi Mulyadi
3. Eny Listiawati
4. M Munif Natim
5. Dwi Budiyati
6. Khoirul Alim
7. Sri Maryati
PARTAI DEMOKRASI INDONESIA PERJUANGAN
1. Marten Apuy
2. Ananda Emira Moeis
3. Awang Ferdian Hidayat
4. Zuhdi Yahya
5. Hasanul Haq Batubara
6. Annisa Dinda Faramitha
7. Very Diana Angi
8. Muhammad Adois
PARTAI GOLONGAN KARYA
1. Mahyudin
2. Hetifah
3. Muhammad Hatta Zainal Abidin
4. Mohammad Arief Pahlevi Pangeran
5. Neni Moerniaeni
6. Syamsul Bakhri Tanru
7. Wahidah Laomo
8. Yunus Nusi
PARTAI GERAKAN INDONESIA RAYA
1. Luther Kombong
2. G Budisatrio Djiwantono
3. Afnaan Mahdi Alatas
4. Suyatni Priasmoro
5. Lies Anggi Ramayani
6. Harry Miarsono
7. Zainal Arifin
8. A Komariah
PARTAI DEMOKRAT
1. Norbaiti Isran Noor
2. Adji Farida Padmo Ardans
3. Ihwan Datu Adam
4. Ichlas Hasan
5. FA Manara LH Weng
6. Andi Daisy Mochtar
7. Hery Susanto Gun
8. Tumbur Ompusunggu
PARTAI AMANAT NASIONAL
1. M Darlis Pattalongi
2. Daddy Ruhiyat
3. Laila Mustikaningrum
4. Muhammad Amin
5. Syaiful Bachri
6. Sri Rahayuningtyas
7. Dhifia Wiyani
8. Bernande Manalu
PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN
1. Kasriyah
2. Nanang Sulaiman
3. Kaspul Anwar
4. M Amin Ahmad
5. Dina Rahmawaty
6. Muhammad Nasruddin
7. Susianti Gs
8. Ahyumiati
PARTAI HATI NURANI RAKYAT
1. Mudiyat Noor
2. Junaidi
3. Triningsih Kusuma Astuti
4. Hamdani
5. Achmad Chairi Usman
6. Dayang Sri Hariyati
7. Sutan G Manalu
8. Miniarti
PARTAI BULAN BINTANG
1. Syahruddin
2. Syamsul Bahri
3. Sumaya Cempaka Noor
4. Heru Setiawan
5. Yuli Susilowati
6. Nur Elfithry
7. Mohammad Rusli
8. Andi Achmad Anusi
PARTAI KEADILAN DAN PERSATUAN INDONESIA
1. Abdul Hakim
2. Henry A Pongrekun
3. Estik Zahroh
4. Ruslan
5. Darham
6. Fitriah
7. Abdon Sitanggang
8. Takudaeng Parawansa
Jumat, 04 April 2014
Tambah Wawasan, PKK Batu Sopang Belajar ke Induk
TANA
PASER - Sebagai dampak arus reformasi, PKK harus berjuang lagi dengan
paradigma baru yang disesuaikan dengan situasi, kondisi dan permasalahan
tatanan masyarakat. PKK harus memiliki visi dan misi yang jelas dalam
pengelolaan tertib administrasi, sehingga keberadaan PKK di tengah-tengah
masyarakat diharapkan mampu memfasilitasi, membantu memecahkan permasalahan
yang menyangkut kesejahteraan masyarakat.
Atas dasar
paradigma tersebut, baru-baru ini PKK Batu Sopang melakukan kunjungan kerja ke
jajaran Tim Penggerak PKK Kabupaten Paser. Dari serangkaian kegiatan studi
banding tersebut diharapkan dapat menambah wawasan dan pengalaman baru bagi
pengurus PKK Kecamatan Batu Sopang.
Terutama
terkait program-program unggulan Tim Penggerak PKK dan cara memecahkan
permasalahan-permasalahan (problem solving) yang mungkin muncul serta sekaligus
bagaimana cara mengelola kegiatan dan melaksanakan metode tertib administrasi
dalam rangka mengembangkan pola gerakan PKK di Kecamatan Batu Sopang.
Ketua Tim
Penggerak PKK Paser Hj Siti Hapsyah Mardikansyah menyambut baik kedatangan
jajaran pengurus PKK Batu Sopang serta memberi apresiasi tinggi dan
berharap agar semua PKK yang ada di desa dan kecamatan dapat mengikuti
jejak PKK Batu Sopang.
“Selain
itu, PKK Batu Sopang dapat memotivasi dan menggerakkan masyarakat serta
menyemangati dalam mengembangkan potensi-potensi daerah yang ada menjadi sebuah
kekuatan perekonomian maupun pariwisata baru yang andal dan berdaya saing
tinggi, sehingga mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah banyak dan dapat
mengentaskan angka kemiskinan dan pengangguran,” ungkap Siti Hapsyah.
Sementara,
Sekretaris PKK Batu Sopang, Ny Martin menjelaskan, maksud dan tujuan kedatangan
mereka ke organisasi induk yang ada di ibu kota kabupaten sebagai langkah untuk
menambah wawasan tentang administrasi dan program kerja yang dilaksanakan oleh
Tim Penggerak PKK Kabupaten Paser.
"Semua
itu kita harapkan agar perkembangan PKK di Kecamatan Batu Sopang akan lebih
baik lagi dalam melakukan pembinaan PKK di desa-desa dalam upaya meningkatkan
kesejahteraan keluarga di pedesaan,” katanya.
Sumber : Kaltim Post
Sabtu, 29 Maret 2014
PK KNPI Sebarkan Virus Anti Kenakalan Remaja dan Narkoba dengan Seminar
Jajaran
Pengurus Kecamatan Komite Nasional Pemuda Indonesia (PK-KNPI) Batu Sopang
bekerjasama dengan Gerakan Pemuda Anti Narkoba dan Tawuran (Gapenta) Paser
menggelar seminar pencegahan kenakalan remaja dan bahaya narkoba di Aula SMA
Batu Kajang.
Kegiatan yang
didukung jajaran Polsek, Satresnarkoba Polres Paser, jajaran Koramil 08/0904
Batu Kajang, PT Petrosea dan Klinik Kusuma itu diikuti puluhan siswa dari
sejumlah sekolah.
Tema yang
diambil “Membangun generasi muda dengan memberantas kenakalan remaja, narkoba
dan pergaulan bebas” kegiatan ini mendatangkan 3 pemateri utama. Diantaranya
Kasat Satresnarkoba Polres AKP Boney Wahyu, Danramil Batu Kajang Lettu Inf
Irsan U Nasution, dan dr. Lengkung Kusumo pimpinan Klinik Kusuma.
AKP Boney
Wahyu menyampaikan materi undang-undang dan hukum Narkoba bagi para
pelakunya. Lettu Inf Irsan U Nasution didapuk memberikan materi
menanamkan jiwa bela Negara. Sementara dr. Lengkung Kusumo menyampaikan materi
dampak Narkoba terhadap penyebaran HIV AIDS.
Ghafuri, Ketua
PK-KNPI Batu Kajang sekaligus ketua pelaksana mengatakan, penyuluhan terkait
bahaya narkoba dan kenakalan remaja kepada siswa dirasa sangat penting.
Pasalnya, saat ini marak aksi kekerasan dan penyalahgunaan narkoba di
lingkungan remaja di Tanah Air.
“Kami sangat
prihatin banyak remaja yang terjerumus sebagai pengguna narkoba. Kami berharap
kegiatan ini berdampak positif karena usia remaja adalah masa coba-coba hal
baru sehingga lebih mudah tergoda merasakan kenikmatan sesaat narkoba,” beber
Ghafuri.
Seperti
diketahui, peredaran narkoba di Paser masih cukup menghawatirkan. Hal ini
terbukti dari beberapa pengungkapan yang dilakukan jajaran kepolisian dan
masyarakat yang masih terbilang cukup tinggi, selama beberapa bulan terkahir,
puluhan orang masuk penjara karena terjerat narkoba.Sumber : Berita Paser
Goa Tengkorak Batu Sopang Faktanya Memang Mistis
Goa Tengkorak…
Mendengar namanya saja sudah menggambarkan mistis, keangkeran dan serem. Dan
memang begitulah faktanya. Sebuah goa yang isinya pemandangan angker dengan
tumpukan tengkorak-tengkorak dan tulang belulang manusia. Saat pertama kali
tiba di lokasi, Pandangan mataku tertuju pada dinding batu terjal yang ternyata
di atas sanalah letak goanya.
Untuk naik menuju
mulut goa tidak terlalu susah, hanya perlu memanjat lebih seratus anak tangga.
Ya, susah juga sih sebenarnya. Ngos-ngosan dan deg-degan. Mulut goanya
berada di sekitar pertengahan dinding tegak lurus gunung kapur setinggi lebih
50 meter, yang dari kejauhan tampak berwarna putih. Di sana sudah terpasang
menara kayu komplit dengan anak tangga zig-zag. Fasilitas itu memang disediakan
oleh Pemerintah untuk memberi kemudahan bagi wisatawan yang ingin silaturrahim
dengan tengkorak-tengkorak di dalam goa.
Yang disebut
goa di sini sebenarnya hanya cerukan kecil. Tinggi mulut goanya sekitar 1,5
meteran, sehingga untuk masuk ke dalamnya badan mesti rada dibungkukkan. Lebar
guanya 2 meteran dan kedalaman ceruk goa ini tidak sampai 10 meter. Tidak jauh
dari mulut gua terlihat onggokan tengkorak-tengkorak yang sedang nyegir dan
tulang belulang bekas manusia yang tertata rapi berjajar tiga baris.
Saat ini ada
35 tengkorak dan 170 tulang belulang serta sejumlah serpihan tulang dan ada
satu lagi tengkorak yang disimpan di Museum Negeri Kalimantan Timur di Tenggarong.
Kata
orang-orang penduduk setempat, jumlah tengkoraknya ada 37 buah. Pesan dari
penduduk setempat juga, jangan coba-coba mengambil tengkorak atau tulang-tulang
yang ada di situ. Yang sudah-sudah, orangnya bakal ketimpa musibah dan akan
diikuti makhluk halus sampai pulang ke rumah. Ya sudah, tidak usah mengambil
tengkorak. Hanya wisatawan kurang kerjaan saja rasanya yang mau nyangking
tengkorak di bawa pulang.
Konon
tengkorak dan tulang belulang itu dahulu milik raganya para nenek dan kakek
moyangnya masyarakat Paser, pada zaman kerajaan Sadurengas pada abad 16 Masehi.
Masyarakat zaman itu adalah penganut kepercayaan Hindu Kaharingan, sebelum
datangnya ekspedisi Islam dari Kesultanan Demak.
Di zaman itu
orang yang meninggal dunia jenazahnya tidak dikubur, melainkan dibungkus atau
dimasukkan ke dalam setangkup kayu yang disebut lungun, atau dimasukkan ke
dalam lubang kayu yang sengaja dibuat untuk mayat. Proses pembungkusannya ini
berlangsung sekitar setahun hingga jasadnya habis dan tinggal tersisa tengkorak
dan kerangkanya. Barulah kemudian tengkorak dan tulang-belulangnya dipindahkan
ke ceruk-ceruk atau goa-goa di dinding batu melalui upacara adat. Sebagian di antaranya, yang
sekarang masih bisa ditemukan di goa Tengkorak itu.
Rute ke Goa
Untuk rute
perjalanan menuju ke tempat wisata ini sudah sangat mudah karena berada di
Desa Kasungai Kecamatan Batu Sopang yang terletak di pinggir jalan trans
Kalimantan (Balikpapan-Banjarmasin). Tepatnya berada di
sebelah kanan jalan dari arah Balikpapan ke Banjarmasin.
Sebuah papan
petunjuk kecil di pasang di pinggir jalan, posisinya berada sebelum Masjid
Jami’ Assalam Batu Sopang. Jarak dari jalan utama hingga goa sekitar empat
kilometer dengan jalan tanah, namun bisa dilewati kendaraan roda empat hingga
Desai Kasungai.
Perjalanan ke
Goa harus menyeberangi dua Sungai dan jalan setapak sekitar satu kilometer. Ada
dua jembatan gantung dari kayu yang bisa dilewati motor sehingga memudahkan
perjalanan ke goa, namun kondisi dua jembatan gantung tersebut sangat
memprihantinkan.
Sungguh sayang
fasilitas penunjang goa itu nampaknya belum menjadi perhatian Pemerintah
setempat untuk dijual kepada wisatawan. Padahal potensi nilai jual kawasan
bukit kapur itu tergolong tinggi.
Paling-paling
masyarakat Batu Kajang dan sekitarnya yang mengunjungi daerah ini, termasuk
para pegawai tambang batubara PT. Kideco Jaya Agung.
Kalau anda
penasaran, silahkan berkunjung ke tempat ini.
Sumber : Gerbang Kaltim
Selasa, 26 November 2013
Festival Anak Shalih
Batu Sopang News - Putera-puteri
dari batu sopang kembali menorehkan presrasi di Festival Anak Shaleh atau
Fasih, dari 8 lomba yang diikuti 6 diantaranya masuk final, bahkan kaligrafi
Putra yang merupakan santri Pondok Pesantren Darussalam Batu Kajang akan
mewakili Kab. Paser ke bulungan untuk bersaing dengan peserta dari kabupaten
lain di kaltim, Santri tersebut yang bernama lengkap Ahmad Rifani berhasil
menjadi yang terbaik pada lomba tersebut yang juga merupakan anak bimbingan
dari H. Gusti M. Sirry.
Sementara di bagian puteri berhasil
menjadi juara kedua, Rizka Aulia yang merupakan siswi MTs Fathurrahman Batu
Sopang juga dibimbing oleh H. Gusti M. Sirry yang pernah membawakan Kab. Paser
di MTQ tingkat Provinsi.
Sementara di cabang Tilawah Qari
M. Khairi Ramadhan keluar sebagai juara kedua dan Qariah Rizka sabilah sebagai
Juara ketiga, di bidang Tartil, Tratilah Tiara Zamroni juara kedua dan cabang
Pidato Nor Syifa Nilsa Aulia juara ketiga.
Jamilah yang merupakan pegawai
KUA Batu Sopang yang ikut mendampingi langsung peserta pada lomba tersebut merasa sangat senang dengan hasil lomba dan
berharap pada lomba berikutnya bisa meraih juara yang lebih baik.
Langganan:
Postingan (Atom)




